APRIL Group Dorong Produktivitas Industri Kemasan Lewat Print & Pack Symposium 2026
PT Riau Andalan Paperboard International (RAPI), APRIL Group, sukses menyelenggarakan Print & Pack Symposium 2026 bertajuk “Harmonizing Technology & Process to Drive Packaging Productivity” di Ballroom Hotel Shangri-La, Surabaya, pada 5 Mei 2026.
Acara ini menjadi forum strategis bagi pelaku industri percetakan dan kemasan untuk membahas pentingnya harmonisasi antara material, teknologi mesin, consumables, tooling, dan proses produksi dalam meningkatkan produktivitas kemasan. Sedikitnya 150 peserta hadir memenuhi ballroom, mengikuti rangkaian sesi yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.
Simposium ini menghadirkan sejumlah pembicara dari ekosistem industri print and packaging, antara lain perwakilan APRIL Group, Heidelberg Indonesia, BOBST SEA, Huber Inks Indonesia, serta Wohing Overtek Presisi. Masing-masing narasumber membagikan perspektif dan solusi terkait bagaimana produktivitas kemasan dapat ditingkat- kan melalui proses yang lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Memperkenalkan BoardOneTM untuk Kebutuhan Kemasan Modern
Melalui simposium ini, APRIL Group memperkenalkan produk paperboard, BoardOneTM terbaru yang dikhususkan untuk aplikasi premium packaging, frozen food packaging, serta food service packaging seperti paper cups, bowls, trays, lunch boxes, dan paper plates. Dalam industri kemasan, material paperboard memegang peran yang sangat penting. Selain menjadi komponen terbesar dalam struktur biaya produksi, kualitas paperboard juga menentukan kelancaran proses cetak, efisiensi penggunaan tinta, stabilitas proses finishing, hingga kualitas produk akhir.
Karena itu, material yang konsisten, mudah dijalankan di mesin, dan men- dukung proses produksi berkecepatan tinggi akan membantu percetakan menekan downtime, mengurangi waste, mempercepat pencapaian warna, serta meningkatkan output produksi. Pengalaman tersebut juga dirasakan oleh pelanggan APRIL. Untung Tahardjo dari PT Multikemas Kencana Cemerlang, perusahaan percetakan offset yang melayani sektor kemasan makanan dan farmasi, mengatakan bahwa penggunaan paperboard APRIL membantu meningkatkan efisiensi operasional di berbagai tahapan produksi.
“Pencapaian warna menjadi lebih cepat dengan konsumsi tinta yang lebih sedikit, sekaligus mengurangi downtime pada proses pencetakan, pemotongan, dan perekatan. Pada akhirnya, pengurangan waste dari awal hingga akhir proses produksi turut meningkatkan kualitas dan hasil produk akhir,” ujarnya.
BoardOneTM hadir dengan fokus pada kombinasi antara konsistensi kualitas, runnability, performa cetak, kemampu- an converting, dan kesiapan untuk mendukung kebutuhan kemasan pangan yang semakin menuntut standar keamanan serta keberlanjutan.
Harmonisasi Proses Menjadi Kunci Produktivitas
Dalam sesi paparan, para pembicara menekankan bahwa produktivitas kemasan tidak hanya bergantung pada satu faktor. Mesin cetak modern, tinta dan coating yang tepat, tooling yang presisi, material yang stabil, serta proses quality control yang konsisten harus bekerja sebagai satu ekosistem.
Proses development menggunakan material baru, misalnya, memerlukan trial yang terukur dan komunikasi yang baik antara supplier, percetakan, brand owner, dan penyedia teknologi. Harmonisasi ini penting agar setiap perubahan material atau proses tidak menimbulkan masalah di tahap berikutnya, baik saat printing, die-cutting, folding, gluing, maupun finishing. Standardisasi proses dan quality control end-to-end, mulai dari kualifikasi material, proses cetak, hingga proses pasca-cetak, menjadi poin penting untuk mendorong produktivitas yang berkelanjutan.
Empat Pilar Produktivitas Kemasan
Dalam panel diskusi, para narasumber membahas empat pilar utama untuk memaksimalkan produktivitas cetak kemasan. Keempat pilar ini dipandang sebagai fondasi penting untuk mengu- rangi hidden costs di percetakan, seperti downtime, waste, kegagalan finishing, dan inefisiensi proses produksi.
Pilar 1: Material Consistency & Runnability
Pilar pertama berfokus pada konsistensi mekanis material. Produktivitas di lini produksi dimulai dari bagaimana lembaran paperboard masuk dan berjalan di mesin cetak tanpa interupsi. APRIL Paperboard menekankan bahwa stabilitas material menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proses cetak
Pilar 2: Speed Synchronization
Investasi pada mesin cetak modern seperti Heidelberg Speedmaster hanya akan memberikan hasil optimal apabila material yang digunakan mampu mengikuti kecepatan dan presisi mesin tersebut. Pada pilar ini, pembahasan berfokus pada titik temu antara mesin berperforma tinggi dan paperboard premium. Material yang memiliki runnability baik memungkinkan mesin beroperasi lebih stabil, sehingga produktivitas tidak perlu dikorbankan akibat risiko macet (jamming)
Pilar 3: Advanced Converting & Finishing Performance
Produk cetak yang baik belum tentu menjadi kemasan yang baik apabila mengalami kendala pada tahap converting dan finishing. Karena itu, performa material setelah proses cetak menjadi aspek yang sangat penting.. Pilar ketiga menyoroti hubungan antara karakteristik paperboard dengan proses die-cutting, creasing, folding, gluing, dan forming. Dalam konteks ini, teknologi converting otomatis seperti BOBST memiliki peran penting, namun tetap membutuhkan dukungan material yang konsisten agar performa mesin dapat dimaksimalkan.
Pilar 4: Eco-Efficiency & Compliance Integration
Produktivitas tidak hanya diukur dari jumlah output, tetapi juga dari efisiensi sumber daya, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerimaan produk oleh brand owner dan konsumen akhir. Untuk kebutuhan food packaging, BoardOneTM juga ditujukan untuk mendukung aplikasi yang mensyaratkan material tanpa OBA atau Optical Brightening Agent, dengan tetap mempertahankan tampilan putih yang tinggi dan telah memperoleh sertifikasi FDA dan ISEGA. Hal ini menjadi nilai tambah bagi produsen kemasan yang melayani segmen makanan dan minuman, terutama ketika aspek keamanan pangan, kepatuhan, dan keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama pasar.
Do the Right Thing in the First Place
Salah satu pesan utama yang mengemuka dalam simposium ini adalah pentingnya melakukan proses dengan benar sejak awal. Setiap perubahan material, tinta, coating, tooling, atau parameter produksi perlu melalui trial yang tepat agar efisiensi tidak dicapai dengan mengorbankan kualitas. Selain aspek teknis, simposium ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara supplier, percetakan, penyedia teknologi, dan lembaga pendidikan grafika. Industri printing dan packaging membutuhkan regenerasi tenaga kerja terampil. Karena itu, program magang, edukasi teknis, dan jaminan prospek karier yang kompetitif perlu terus didorong agar generasi muda kembali tertarik masuk ke industri ini.
Membangun Ekosistem Kemasan yang Lebih Produktif
Print & Pack Symposium 2026 menegaskan bahwa masa depan industri kemasan tidak hanya ditentukan oleh teknologi mesin atau material secara terpisah, tetapi oleh kemampuan seluruh elemen produksi untuk bekerja secara harmonis. Melalui BoardOneTM, APRIL Group menghadirkan solusi paperboard yang dirancang untuk mendukung kebutuhan industri kemasan modern: konsisten, efisien, memiliki performa cetak dan converting yang baik, serta relevan untuk aplikasi premium packaging, frozen food, dan food service packaging.
Dengan kolaborasi antara material yang tepat, teknologi yang sesuai, proses yang terstandar, dan sumber daya manusia yang kompeten, industri printing dan packaging Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, serta daya saing di pasar yang semakin menuntut efisiensi dan keberlanjutan *
Kunjungan Pabrik Jeptrint Book & Packaging di Shenzhen, China 15 April 2026
Kunjungan Pabrik Ke Customer Giant Machinery di Shenzhen, China 16 April 2026
All Indonesia VIP Delegation Wepack2026 totally 84 delegations 14-17 April 2026
Sarasehan Masyarakat Grafika Indonesia di STMK Trisakti Jkt, Februari 2026
PRESS RELEASE
Akhirnya...Epson Luncurkan SC-G6030: Printer DTF Pertama format 32 inch
Epson kembali memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri percetakan profesional dengan meluncurkan SC-G6030, printer Direct-to-Film (DTFilm) pertama Epson dalam format 32 inci. Hadir dengan kapasitas tinta 1,6 liter dan kebutuhan perawatan yang sangat minimal, SC-G6030 menawarkan solusi efisien dan andal bagi pelaku industri cetak pakaian yang tengah menghadapi pergeseran tren dari Direct-to-Garment (DTG) menuju DTFilm sebagaimana dicatat IDC pada kuartal kedua 2024.
Perawatan Minimal, Operasional Stabil
SC-G6030 dirancang untuk menyederhanakan proses operasional harian. Berbeda dengan printer konvensional, perangkat ini tidak memerlukan perawatan setiap hari—hanya pengocokan ringan tinta putih di pagi hari. Proses penting seperti pemeriksaan nozzle, penyesuaian dua arah dan umpan media, hingga pengiriman pekerjaan cetak berlangsung otomatis dan paralel, sehingga satu operator dapat mengendalikan beberapa unit sekaligus. Hasilnya, pekerjaan manual berkurang, efisiensi meningkat, dan biaya operasional turun signifikan.
Untuk urusan perawatan, SC-G6030 menggunakan sistem wiper berbahan kain yang memerlukan penggantian berkala, menggantikan wiper karet konvensional yang harus dibersihkan setiap hari. Sistem umpan kain memastikan area pembersih selalu baru sehingga risiko penumpukan tinta berkurang. Printer ini juga dilengkapi cap station dan suction cap yang mengurangi perawatan manual. Suction cap bekerja otomatis dengan cairan perawatan untuk membersihkan tinta kering, menjaga daya isap optimal, dan mempertahankan produktivitas. Sistem sirkulasi tinta putih turut mencegah pengendapan dan potensi penyumbatan, menjaga kualitas cetak tetap konsisten. Tinta Epson UltraChrome DF diformulasikan agar mudah dipulihkan dari sedimentasi dan didukung material spacer yang menjaga performa cetak tetap stabil.
Performa Cetak Tinggi & Ramah Lingkungan
SC-G6030 menawarkan beragam mode cetak untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang luas, termasuk kemampuan mencetak grafis full-color dalam waktu kurang dari 9 menit¹. Seluruh tinta yang digunakan telah memperoleh sertifikasi Oeko-Tex® Eco Passport—bebas zat berbahaya dan memenuhi standar keselamatan global.
Printer ini juga tersertifikasi Global Organic Textile Standard (GOTS), memastikan proses pencetakan yang ramah lingkungan mulai dari bahan baku hingga hasil akhir produk.
Efisiensi Maksimal dalam Desain Ringkas
Berbagai fitur ramah pengguna turut meningkatkan efisiensi produksi. Fitur pemotong bawaan dengan sistem hitung mundur memastikan film tidak terjatuh, mengurangi limbah dan risiko kerusakan hasil cetak. Sementara itu, tangki tinta berkapasitas besar memungkinkan operasi cetak volume tinggi dengan gangguan minimal.
Dirancang untuk ruang kerja terbatas, SC-G6030 hadir dalam ukuran ringkas dengan luas tapak hanya 1,2 m² (1.608 mm x 745 mm). Ruang kerja seluas 3,88 m² (2.118 mm x 1.834 mm) sudah cukup untuk menampung perangkat ini, menjadikannya fleksibel untuk berbagai lingkungan produksi.
Berdasarkan pengujian internal Epson, kualitas cetak Level 3 (600 × 600 dpi) dicapai menggunakan tiga lembar stiker 580 mm × 847 mm, lebar media 600 mm, mode lapisan warna tunggal, pencetakan dua arah. Waktu cetak aktual grafis full-color adalah 8,41 menit.
Melampaui Ekspektasi Industri
“Berkat SureColor G6030, Epson sekali lagi menetapkan standar baru dalam inovasi industri percetakan,” ujar Lina Mariani, Head of Vertical Business Epson Indonesia. “Printer Direct-to-Film berukuran 32 inci ini hadir menjawab permintaan pasar akan solusi cetak yang efisien dan berkualitas tinggi. Dengan kapasitas tinta besar, perawatan minimal, dan fitur pemeliharaan otomatis, SC-G6030 menjadi solusi ideal bagi bisnis yang ingin meningkatkan produktivitas dan menekan biaya operasional.”
Ketersediaan Produk
Printer Epson SureColor G6030 kini telah tersedia di Indonesia. Kunjungi situs resmi Epson atau toko resmi Epson terdekat untuk informasi lebih lanjut.
Diselenggarakan Setiap pertengahan tahun atau Q2 setiap tahunnya. Membahas trend bisnis cetak dan kemasan di dunia, Asia dan Indonesia.
AWARDING TOP10 PRINTERPRENEUR AWARDS
Pemberian penghargaan kepada 10 Tokoh Percetakan Indonesia yang dinilai berhasil dan menginspirasi dalam menjalankan usahanya.
EDUPRINT SHOW (Hybrid Event)
Eduprint Show adalah program edukasi dan promosi yang diselenggarakan selama dua hari, menghadirkan pelaku usaha percetakan juga supplier dan asosiasi atau komunitas dalam satu wadah di ball room hotel atau convention hall di Kota besar Indonesia. Semua bisa berpartisipasi sesuai dengan kapasitas yang tersedia dalam satu lokasi ballroom atau convention hall. Juga diselenggarakan secara online – hybrid, live streaming.
LAUNCHING BUKU DIREKTORI PERCETAKAN
Sejak 2009, Majalah Printpack Indonesia juga menerbitkan Buku Direktori Bisnis Percetakan Indonesia setiap dua tahun sekali. Dan karean kebutuhan yang terus meningkat, akhirnya kami menerbitak Buku dalam setiap tahunnya sejak 2020 dalam dua format hard copy dan versi digital baik CD atau E-Book yang juga bisa didapatkan di toko buku Gramedia digital. Advertiser dapat berpartsipasi dengan
memasang iklan display dengan harga mulai USD 500 full page color.
BUSINESS GATHERING & CUSTOMER LOYALTY AWARDS
Customer Loyalty Awards dan Business Gathering adalah program baru yang diselenggarakan sejaka Maret 2022, bersamaan dengan HUT Ke-15 Majalah Printpack Indonesia, dimana dalam satu event Business Gathering yang menampilkan satu naraumber dalam Printalkshow juga diselenggarakan bersamaan dengan pemberian Awards kepada para pelanggan – customer Majalah Printpack Indonesia yang loyal dan terus bekerjasama hingga kini memajukan industry grafika Indonesia.

